You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DPRD DKI Tambah Anggaran Dinas Tata Air Rp 150 Miliar
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

DPRD DKI Tambah Anggaran Dinas Tata Air Rp 150 Miliar

Dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2016, Dinas Tata Air DKI Jakarta menerima tambahan alokasi sekitar Rp 150 miliar dari total usulan yang diajukan sebesar Rp 1 trilun lebih.

Kami bersyukur mengalokasikan tambahan anggaran di APBDP 2016 sebesar Rp 150 miliar. sebelumnya, juga telah tersedia dana tambahan melalui Bappeda sekitar Rp 190 miliar

Persetujuan penambahan anggaran disetujui dalam rapat Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta saat membahas KUPA PPAS APBD Perubahan 2016, Rabu (7/9) sore.

Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta, Teguh Hendrawan mengatakan, pihaknya mengajukan tambahan anggaran pada APBDP 2016 sekitar Rp 1 triliun lebih guna membiayai pembebasan sejumlah lahan waduk serta normalisasi sungai, pembelian alat berat, pembayaran utang proyek kepada pihak ketiga dan sebagainya.

DPRD Minta Seniman di TIM Diberi Perhatian

"Kami bersyukur mengalokasikan tambahan anggaran di APBDP 2016 sebesar Rp 150 miliar. sebelumnya, juga telah tersedia dana tambahan melalui Bappeda sekitar Rp 190 miliar," ujar Teguh kepada Beritajakarta.com, Rabu (7/9).

Total dana tambahan ini dialokasikan untuk membiayai program lanjutan pembebasan lahan waduk di sejumlah lokasi.

Ia berharap usulan anggaran tambahan sekitar Rp 1 triliun dapat disetujui oleh dewan agar seluruh program pembebasan lahan waduk yang tertunda beberapa tahun lamanya dapat dituntaskan pada tahun ini.

"Contoh Waduk Marunda dari total lahan yang dibebaskan seluas 65 hektar, tapi hingga saat ini masih tersisa sekitar 11 hektar yang belum terealisasi," tuturnya.

Lahan lain yang belum dibebaskan adalah lahan di Waduk Brigif, Kampung Rambutan, Pondok Rangon. Namun untuk mempercepat proses pembebasan lahan, pihaknya akan memanfaatkan kewajiban pengembang.

"Pembebasan lahan waduk akan dibiayai melalui dana kewajiban pengembang. Jadi, kamiĀ  tidak hanya bergantung dengan APBD saja," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye25663 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11397 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6831 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3740 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1776 personFolmer